Sistem hidroponik sangat cocok digunakan bagi yang kekurangan lahan atau air, terutama bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar. Hidroponik bisa jadi solusi terbaik jika dikaitkan dengan harga cabe rawit yang makin mahal. Salah satu kelebihan sistm hidroponik adalah tanaman yang dapat dibudidayakan pada kondisi lingkungan yang terkontrol.

Pada sistem hidroponik, factor lingkungan seperti ketersdiaan air, suhu, dan kelembaban relatif dapat diatur, selain itu organisme pengganggu tanaman lebih sedikit. Cabe rawit (Capsicum frutescens L.) adalah salah satu tanaman hortikultura dari sayuran yang banyak diperlukan oleh masyarakat sebagai penyedap rasa masakan. Tidak semua orang yang menanam cabe dengan hidroponik bertujuan untuk menjualnya, akan tetapi ada beberapa orang menanam tanaman cabe hidroponik dengan tujuan supaya tidak perlu membeli cabe di pasar mengingat harga cabe yang melambung tinggi.

Ada beberapa langkah dalam cara menanam cabe dengan sistem hidroponik, antara lain sebagai berikut :

Pertama, siapkan benih cabe.



Benih tanaman cabe sangat mudah didapatkan salah satunya di toko kami. Cabe memiliki banyak jenis seperti cabe rawit, cabe merah, cabe keriting dan sebaganya. Jenis cabe juga berpengaruh terhadap tingkat kepedasan dari buah cabe itu sendiri, yang menarik dari cara menanam cabe hidroponik apapun jenis cabenya cara penananmnya tetap sama. Oleh karena itu, Anda dapat memilih jenis cabe apapun sesuai selera untuk ditanam dengan menggunakan hidroponik.

Kedua, proses penyemaian benih cabe.



Pembuatan media semai

Campur tanah bagian atas (top soil atau berhumus) dengan pupuk kompos atau pupuk kandang dana rang sekam dengan komposisi perbandingan 1:1:1. Masukkan media semai ke dalam polybag mini ukuran 8 x 9 cm , bisa juga menggunakan baki.

Penanaman benih cabe

Tanam setiap benih cabe ke dalam polybag mini (satu cabe dalam 1 polybag). Buat lubang sedalam 0,5 cm di tengah media semai. Media semai dibasahi sedikit untuk menjaga kelembaban.

Perawatan bibit cabe

Bibit disiram setiap pagi dan sore hari menggunakan semprotan halus agar tidak merusak bibit dan media semai. Tips penyiraman yaitu tutup permukan polybag dengan kertas koran kemudian siram kertas koran hingga basah. Kerta koran dibuka setelah benih tumbuh sekitar 3 hari.

Ketiga, penyiapan lahan dan peralatan hidroponik



Menyiapkan tempat untuk kegiatan cocok tanam hidroponik. Kemudian pasang peralatan hidroponik seperti bak atau wadah nutrisi, selang pompa utama atau pipa, dan selang-selang plastik. Jumlah selang plastic disesuaikan dengan jumlah polybag yang akan digunakan. Setiap polybag dipasang 1 selang plastik. Selang-selang plastik dihubungkan pada selang  pompa utama bak nutrisi.

Keempat, penyiapan wadah dan media tanam



Polybag ukuran 40 cm disarankan untuk digunakan sebagai penanaman cabe. Media tanam yang disarankan untuk cabe adalah campuran antara arang sekam dan pasir dengan perbandingan 2:1. Campuran arang skm dan pasir dapat menahan larutan nutrisi dengan baik dan campuran keduanya memiliki aersi yang baik. Masukkan media tanam ke dalam polybag dan beri lubang di tengah-tengah media dengan kedalaman 5 – 7 cm, bisa juga menggunakan rockwool sebagai media tanam namun harga media ini relatif mahal.

Kelima, pemindahan dan penanaman bibit



Lakukan pemindahan bibit secara hati-hati jangan sampai merusak akar tanaman. Robek polybag mini tempat penyemaian, pindahkan bibit dan media semai seluruhnya ke dalam lubang media hirdoponik di polybag besar. pemindahan bibit disarankan pada saat sore hari saat matahari tidak telalu menyengat. Bibit akan tampak layu setelah 2 – 3 hari pemindhan namun akan segar kembali asalkan perakaran masih baik.

Keenam, pemberian larutan nutrisi

Poybag disusun secara teratur. Kemudian letakkan selang-selang plastik pengalir nutrisi pada masing-masing polybag. Larutan nutrisi harus mencukup kebutuhan nutrisi tanaman. Unsur makr seperti N, P, K, Ca, dan Mg haus dipenuhi. Juga bisa menggunakan pupuk AB mix, atau pupuk hidroponik lainnya. Campurkan pupuk dengan air di bak nutrisi, lalu alirkan nutrisi ke masing-masing polybag yang berisi bibit tanaman cabe.

Ketujuh, pemeliharaan tanaman cabe


Pemeliharaan tanaman yang utama meliputi penyiraman, pengajiran dan pemangkasan. Penyiraman tanaman cabe dengan larutan nutrisi dilakukan sebanyak 5 – 8 kali sehari. Disarankan menggunakan timer pada selang pompa utama agar tidak memerlukan tenaga ekstra.

Larutan nutrisi yang diberikan sebaiknya dilaukkan dengan cara irigasi tetes atau fertigasi. Larutan nutrisi yang diberikan jangan dalam jumlah banyak sekaligs, namun sedikit demi sedikit asal cukup membasahi media tanam di polybag.

Pengajiran dilakukan pada tanaman yang krang lebih berumur 1 minggu aau memiliki tinggi kurang lebih 20 cm dengan menggunakan tongkat bamboo. Ajir berfungsi sebagai media penopang tanaman agar dapat tumbuh tegak. Ajir diletakkan di media tanam dengan jarak kurang lebih 4 cm dari pangkal batang. Pemangkasan tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun mencegah tanaman tidak tumbuh ke samping ketika batang belum terlalu kuat menopang. Lakukan pemangkasan pada hari ke 20 setelah tanam.

Itulah informasi dari kami tentang cara menanam cabe dengan sistem hidroponik. Terimakasih kepada para pembaca. Semoga mendapatkan sedikit pengetahuan dan wawasan dari kami.

Apakah Anda ingin menanam sayuran dengan polybag atau sistem hidroponik ?

Kami menawarkan berbagai macam paket benih cabe beserta polybag dan instalasi hidroponik.

Untuk pemesanan paket benih sayuran  silahkan kunjungi https://indosuplai.com/paket-benih-sayuran/

Untuk pemesanan paket instalasi hidroponik https://indosuplai.com/jual-paket-instalasi-hidroponik/

 

 

 

 

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya