Tidak semua orang yang menanam sayuran di rumah pada awalnya memiliki ilmu dan berpengalaman. Bagi Anda yang masih pemula bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sambil praktik. Ilmu menanam ini bisa dipelajari dari internet, buku, dan orang lain yang sudah berpengalaman. Lambat laun, Anda akan memahami banyak hal terkait menanam sayur. Bukan tidak mungkin kalua di kemudian hari bisa memperluas kebun rumah dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan.

Ada beberapa cara menanam sayur organik di rumah bagi pemula, antara lain sebagai berikut :

Memilih tempat yang cocok

Lokasi menanam harus diperhitungkan agar tanaman lekas tumbuh dengan subur. Mengutip BonniePlants, pilih tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup, seidaknya 6 hingga 8 jam per hari. Tanaman sayur seperti tomat, paprika, dan timun sangat membutuhkan sinar matahari agar hasilnya lebih produktif.

Jika Anda tidak memiliki halaman atau tanah yang luas, bukan jadi halangan untuk tidak menanam sayuran di rumah, caranya dengan menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Mengenai sistem hidroponik sudah kami bahas di artikel sebelumnya.

Selain itu penanam dengan bisa dengan sistem polybag. Penanaman dengan sistem ini cukup ampuh untuk berkebun dengan lahan yang cukup sempit. Beberapa keuntungan berkebun dengan sistem polybag:

  • Mudah dalam perawatan
  • Pengontrolan tanaman lebih jelas untuk pemeliharaan tanaman seperti serangan hama/penyakit, kekurangan unsur hara
  • Tanaman terhindar dari banjir
  • Menghemat ruang dan tempat penanaman
  • Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman
  • Dapat dibudidayakan tidak mengenal musim

Menggunakan tanah gembur

Tanah yang baik untuk menanam sayur adalah tanah yang subur karena dapat memperkuat sistem akar. Cara membuat tanah menjadi gembur dan tetap menghasilkan sayuran organik adalah dengan menggunakan pupuk kompos. Namun butuh waktu untuk membuat tanah gembur dengan memberikan pupuk kompos. Pupuk kompos terdapat di toko tanaman atau membuatnya sendiri dari campuran sisa daun.

Menyesuaikan iklim

Kita perlu mengetahui karakter sayuran yang sesuai dengan iklim daerah yang ingin ditanami sayuran agar mendukung jenis sayuran yang dihasilkan. Contohnya wilayah Anda banyak dijumpai petani yang menjual cabai yang artinya wilayah Anda memang cocok untuk ditanami pohon tomat.

Menyiram tanaman sayur secara rutin

Pada bibit yang belum tumbuh disarankan untuk menyiramnya dengan rutin pada pagi dan sore hari dengan air yang cukup bertujuan untuk mempercepat tumbuh akarnya. Menyiram tanaman yang sudah tumbuh ada caranya. Masukkan jari Anda pada tanah sedalam 3 cm pada pagi hari, Jika masih terasa lembab berarti kandungan air pada tanah masih ada.

Menghindari penggunaan pestisida

Musuh utama dalam berkebun sayur adalah hama. Jika kebun Anda diserang hama, hal pertama yang dilakukan adalah memastikan tanaman mendapat cahaya, nutrisi, dan kelembaban yang cukup. Alih-alih menggunakan pestisida berbahan kimia, pakai saja pestisida organik juga untuk memusnahkan hama.

Masa panen sayuran

Masa yang paling dinanti adalah masa panen.  Ciri dari sayur yang telah siap di panen terlihat pada perubahan warna buah atau daun. Petiklah secara sedikit demi sedikit agar mendapatkan hasil yang merata. Jika hasil panen melimpah bisa dijual atau dikonsumsi sendiri.

Berikut sayuran unggulan yang dapat ditanam di lingkungan rumah dengan hasil melimpah, antara lain:

Terong hijau



Kandungan antioksidan dalam terong dapat menutrisi kulit dan menjaga kesehatan kulit. Terong dapat melancarkan peredaran darah sehingga membuat kulit lebih terlihat sehat dan cerah. Manfaat terong juga dapat dijadikan sebagai salah satu masker wajah yang dipercaya dapat melembabkan, menghilangkan bekas jerawat hingga membuat kulit lebih cerah.

Terong lalap

Terong selain mengandung antioksidan polifenol yang berguna untuk mengendalikan kadar gula dan kolesterol, juga mengandung antosianin dan nasuini yang dapat menangkal radikal bebas. Kedua zat yang terkandung di dalam terong ini juga dapat melindungi lipid yang terdapat pada membran sel otak.

Tomat


Tomat mengandung antioksidan alami bernama likopen (lycopene). Zat ini dapat membant memerangi efek radikal bebas penyebab kanker. Antioksidan lain yang terdapat pada tomat yaitu polifenol, naringenin, dan chlorogenc acid. Selain iu, tomat rendah kalori dan lemak, namun kaya akan kartenoid, lutein, gula, vitamin A, vitamin C, folat dan kalium.

Timun

Timun yang dikonsumsi dapat mengatasi hipertensi, mengendalikan berat badan dan kadar gula. Tak hanya itu, ternyata timun juga memiliki sederet manfaat yang mengejutkan.

Sawi daging

Sawi daging sangat cocok ditanam pada daerah bersuhu sejuk karena akan lebih cepat berbunga, sifatnya mudah bertumbuh dengan sistem perkecambahan eipgeal. Tanaman sawi daging sering pula dimanfaatkan sebagai tumbuhan percobaan untuk pemupukan, kesuburan tanaman, maupun gangguan tanah karena kekurangan hara.

Cabai besar

Manfaat yang didapat pada cabai besar antara lain penghilang rasa sakit, penurun berat badan, detoksifikasi, dan masih banyak lagi.

Cabai rawit


Berbagai nutris yang terkandung dalam cabai rawit memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Di antaranya seperti protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium, kalium, air dan capsaicin bisa didapatkan dalam cabai.

Cabai keriting

Cabai keriting masuk ke dalam jenis capsicum annuum yang memberikan rasa pedas yang mantap untuk makanan. Warnanya yang merah menyala dengan bentuk panjang kurus dan tekstur bergelombang biasa digunakan sebagai bumbu untuk berbagai masakan.

Bayam hijau

Selain enak, bayam jua memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Bayam hijau memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C. Juga mengandung berbagai mineral seperti magnesium, asam folat, zat besi, potassium, kalsium dan sodium.

Buncis

Buncis juga kaya akan mineral, terutama mangan. Kandungan mineral lain yang ada dalam buncis adalah kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium dan zinc.

Pepaya Bangkok

Buah pepaya matang mengandng sejumlah nutrisi penting, diantaranya adalah protein, korbohidrat, lemak, vitamin A, vitamin C, vitamin E, Thiamin, Riboflavin, Niasin, Kalsium, Magnesium, Potassium, Sulfur, Fosfot, Zat besi, silicon, klorin, sodium, dan air.

Kangkung

Sayur kangkung mengandung vitamin (A,B,C,K) dan mineral-mineral utama seperti niasin, thiamin fosfor, riblofalvin, natrium, kalium, magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, potassium, dan sodium.

Selada

Manfaat yang terkandung dalam selada meliputi dapat menurunkan berat badan, menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, baik dikonsumsi selama masa hamil, dan masih banyak lagi.

Seledri

Manfaat yang terkandung dalam seledri meliputi dapat membantu diet rendah kalori, menambah pasokan vitamin, mencegah kerusakan sel, mencegah dehidrasi, dan lain-lain.

Itulah informasi dari kami tentang menanam sayuran. Terimakasih kepada para pembaca. Semoga mendapatkan sedikit pengetahuan dan wawasan dari kami.

Apakah Anda ingin menanam sayuran dengan polybag atau sistem hidroponik ?

Kami menawarkan berbagai macam paket benih sayuran beserta polybag dan instalasi hidroponik.

Untuk pemesanan paket benih sayuran  silahkan kunjungi https://indosuplai.com/paket-benih-sayuran/

 

 

 

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya